Bandara Hasanuddin Segera Dibenahi

Laporan: Aqsa Riandy Pananrang. tribuntimurcom@yahoo.com
Sabtu, 23 Januari 2010 | 17:39 WITA

MAKASSAR, TRIBUN – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel berencana membenahi Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar untuk memenuhi standar sebagai bandara bertaraf internasional.

Salah satu fasilitas yang akan dibenahi antara lain fasilitas keimigrasian yang baru diresmikan dan akan difungsikan.

“Satu loket layanan keimigrasian minimal melayani seratus orang karena kunjungan orang asing belum mencapai jumlah tersebut jadi belum difungsikan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Masyukur A Sultan.

Ia mengatakan, jika kebutuhan akan fasilitas keimigrasian tersebut sudah meningkat seiring meningkatnya kunjungan wisatawan asing, pihaknya akan mempertimbangkan untuk melakukan penambahan loket layanannya.

Ditambahkannya, Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara juga telah menyatakan kesanggupannya untuk pengadaan loket tersebut. (*)

Tribun Timur, Selalu yang Pertama

Published in: on 23 January 2010 at 10:49 am  Leave a Comment  
Tags:

Habis Manis Berbuah Hamil

Makassar Hari Ini

<!–

–>Sabtu, 23-01-10 | 20:07 | 352 View

USIA masih 16 tahun namun perut sudah buncit. Itulah yang dialami seorang perempuan berinisial Ln. Jumat, 22 Januari, Jn mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Resor Kota Makassar Barat. Wajahnya pucat dan terus menunduk. Dia mengadu, sudah dua bulan ada janin di perutnya.

Kepada polisi, Ln yang tinggal di Jalan Nuri Baru tersebut melaporkan seorang lelaki bernama Reza, 23. Lelaki itu adalah teman dekat Ln yang dtinggal di Jalan KS Tubun, Mariso. Ln mengaku jika Reza kabur setalah tahu dirinya hamil. “Padahal ia sudah berjanji untuk bertanggung jawab. Tapi nyatanya hingga saat ini ia menghilang,” jelas Ln itu.

Diakui Ln, selama ini Reza kerap mendatangi rumah kontrakannya di Jalan Nuri Baru. Lambat laun, kedua insan lain jenis ini menjalin hubungan intim. Lantaran dekatnya, Reza malah kerap tinggal di rumah kontrakan itu. Hingga akhirnya pada tanggal 15 November 2009, kedua pasangan dekat ini melakukan hubungan laiknya suami istri.

Usai menerima laporan korban, Ln dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara untuk visum. Sementara itu, polisi yang mendatangi alamat Reza juga tidak berhasil menemukan lelaki itu. “Informasinya Reza sudah menghilang sejak sepakan lalu. Keuarganya juga sedang mencari dia,” jelas Kepala Satuan Reskrim Polresta Makassar Barat, Ajun Komisaris Polisi Agung Kanigoro. (rah)

Published in: on 23 January 2010 at 9:41 am  Leave a Comment  
Tags: