Good Choice to Spend Our Holiday

// //

DIVING SITES

Why Diving at Wakatobi?

A good question to ask.

As a World’s Class Diving Centre, Wakatobi spoiles you with its uniqueness and easy things even it is your first diving experience. As a beginner, you can start diving in a house reef in one of the resorts where you can dive only 20 meters (60 feet) from the dive center. The island offers divers an incredible marine life diversity, both color and natural splendor, and several dive sites easy to access.

One of the most popular sites is Wakatobi Marine Park with its superb diving sanctuary. A great diving holiday and at the same time,  marine conservation and community development will remain as an inspiration key to love more to the nature by protecting from all the damages.

Wakatobi Diamond Class Dive Spot

Wakatobi  own at least  100 Diamond  class Dive spot, Spread away  in 90,000 ha of its  coral reef such as :

a. Wangi-Wangi Island :

    1. Kapotadive
    2. Wahadive I
    3. Wahadive II
    4. Wahadive III
    5. Patuno Gate
    6. Patunodive
    7. Arokadive
    8. Karang Gurita
    9. Tanjung Kapota
    10. Kapota Gate
    11. Kptkr 1
    12. Kptkr 2
    13. Kptkr3
    14. Wanci Gate
    15. Wandokadive
    16. Oogudive
    17. Biradive
    18. Sombudive
b. Kaledupa Island/Hoga

    1. Buoy 1
    2. Buoy 2
    3. Buoy 3
    4. Buoy 4
    5. Bouy 5
    6. Pak Kasim
    7. Baby Batish
    8. Inner Pinnacle
    9. Outer Pinnacle
    10. Ridge 1
    11. Coral garden
    12. Ridge 2
    13. Aquarium
    14. Blue Hole
    15. North Wall 1
    16. North Wall 2
    17. Sampela Buoy 1
    18. Sampela Buoy 2
    19. Kaledupa Buoy 1
    20. Kaledupa Buoy 2
    21. Kaledupa Double
    22. Turkey Beach
    23. Conchta
    24. Zoo
    25. Barracuda
c. Tomia Island

    1. RR&R
    2. Teluk Maya
    3. Traiblazzer
    4. Tanjung Lintea
    5. Pockets
    6. Fan 36 East
    7. Fan 36 West
    8. Spiral Corner
    9. Magnitica
    10. Comuoopia
    11. Batfish Wall
    12. Fan Garden
    13. Starship
    14. Gallery
    15. Pinkys Wall
    16. Black Forest
    17. Lorenzos Delight
    18. Pastel
    19. Inka Palette
    20. Brians Choice
    21. Channel
    22. Tanjung Balok
    23. Dunia baru
    24. Waitii Ridge
    25. Table Coral City
    26. Teluk Waitii
    27. Kolo Soha Beach
    28. Roma
    29. Marimabuk
    30. Gunung Waha
    31. Ali Reef
    32. Bel Valley
    33. Waha Top
    34. Kulati
    35. Blade
    36. Coral Hill
    37. Pintu Timur
    38. Mermaid
    39. Fish Wall
    40. Cavern Wall
    41. Ndaa Light House
    42. Ndaa Drop Off
    43. Ndaa Selatan
    44. House Reef
    45. Anano 1
    46. Anano 2
    47. Rundumadive
    48. Kr dive
Advertisements
Published in: on 26 January 2010 at 4:52 pm  Leave a Comment  
Tags:

Daya Tarik wisata Wakatobi Diminati Turis Asing

Puluhan Kapal Wisata Singgahi Wakatobi
Era Baru Kamis, 27 Agustus 2009

[ilustrasi] Wangi-Wangi – Sebanyak 61 kapal layar berbagai negara di dunia berlabuh di perairan Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) serangkaian kegiatan festival budaya Wakatobi-Sail Indonesia 2009.

Bupati Wakatobi, Hugua di Wangi-Wangi, Kamis (27/08), mengatakan kedatangan wisatawan mancanegara dengan membawa kapal layar sendiri membuktikan bahwa wisata bahari Wakatobi memikat dunia.

“Mereka ini (wisatawan kapal layar) orang yang mapan ekonomi. Mereka datang menghibur diri dengan keindahan terumbu karang Wakatobi,” kata Hagua.

Kedatangan para wisatawan asing ini secara ekonomi berdampak positif bagi daerah ini karena selama berada di Wakatobi akan berbelanja berbagai pernak pernik karya warga setempat.

Kedatangan kapal layar milik penikmat wisata bahari di Wakatobi yang dikenal dengan visi “Surga Nyata Bawah Laut di Segi Tiga Karang Dunia” sejak tanggal 3 Agustus 2009.

Pemerintah dan masyarakat Wakatobi menyambut antusias para tamu dengan menggelar pentas kebudayaan dan seni.

Potensi wisata laut Wakatobi seluas 1,3 juta hektare menyimpan 750 jenis terumbu karang. Lebih unggul dibandingkan Laut Karibia sebanyak 50 jenis dan Laut Merah sebanyak 300 jenis.

Rute pelayaran kapal yang umumnya berawak satu kekeluarga yakni suami, istri dan anak dimulai dari Darwin Australia kemudian memasuki wilayah perairan Indonesia.

Mereka memasuki Indonesia dari Saumlaki, Masohi, Banda, Namlea, (Maluku), Ternate (Maluku Utara). Kemudian Bunaken (Sulut), Banggai (Sulteng) dan Wakatobi (Sultra).

Dari Kabupaten Wakatobi yang wilayahnya 97 persen laut, maka para wisatawan tersebut akan melanjutkan pelayaran ke Kabupaten Ende (NTT), Kabupaten Berau ,Tarakan (Kaltim) dan mengakhiri lawatan ke Indonesia di Provinsi Bangka Belitung.

Peserta Sail Indonesia, Keith Harding mengatakan kagum dengan keindahan terumbu karang Wakatobi dan sikap ramah masyarakatnya.

“Kami berterima kasih atas penyambutan warga Wakatobi. Wakatobi terindah di dunia dan kami akan kembali mengunjungi Wakatobi,” kata Keith Harding yang disambut tepuk tangan pada acara penyambutan peserta Sail Indonesia.

Peserta Sail Indonesia lainnya, Meicy dari Australia mengatakan tidak akan pernah lupa tentang Wakatobi-Indonesia.

“Saya merayakan hari ulang tahun ke-40 di Wakatobi. Ini sejarah dalam hidup saya karena dirayakan di Indonesia,” kata Meicy pemilik kapal Ligth Foot. (ant/waa)

Published in: on 26 January 2010 at 2:08 am  Leave a Comment  
Tags: