Mengungkap Kasus Bailout Bank Century Aneh Sopir dan Montir Terima Uang Miliaran


Nasional

<!–

–>Sabtu, 23-01-10 | 11:30 | 248 View

JAKARTA — Nama-nama penerima dana Bank Century setelah bailout Rp 6,7 triliun bukan hanya tokoh terkemuka. Namun ternyata ada juga nama sopir dan montir yang menerima dana yang jumlahnya miliaran rupiah.

Fakta ini merujuk pada data Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim). Dalam temuan bareskrim terdapat sejumlah data nasabah yang aneh seperti seperti sopir taksi, montir yang memiliki dana miliaran rupiah.

Dari data disebutkan, seorang montir bengkel yang memiliki dana Rp33 miliar dan seorang sopir taksi yang memiliki dana Rp24 miliar. “Data itu dari Bareskrim. Saat ini yang kita duga bermasalah
baru dua nasabah itu,” ujar Bambang Soesatyo.

Anggota Panitia Khusus (pansus) dari Fraksi Partai Golkar (FPG) ini mengaku heran dengan nasabah itu. Sebab menurutnya, profesi nasabah tidak mendukung jumlah dana yang masuk. “BI dan PPATK kan selalu memonitor transaksi yang mencurigakan. Di situ ditemukan dana yang mencurigakan,” tambahnya.

Hanya saja, Bambang belum bisa memastikan apakah dana kepada montir dan supir tersebut merupakan Penyertaan Modal Sementara (PMS) atau Fasilitas Permodalan Jangka Pendek (FPJP). “Belum jelas
positioning-nya. Kalau terjadi pada 24 Nopember 2008 hingga 24 Juli 2009, maka itu dana bailout, tetapi bisa juga pada 13 Nopember 2008 Bank Century sudah terima FPJP,” jelasnya.

Bambang juga mengungkapkan dari penelusuran nasabah yang mencurigakan itu juga terdapat perubahan nama-nama nasabah yang dilakukan oleh Bank Indonesia, jauh sebelum pansus terbentuk. “Sebelum pansus terbentuk, BI melakukan apa yang disebut �konsolidasi data�. Itu perlu didalami lagi penyelidikannya,” tegasnya.

Adanya aliran dana yang aneh di Bank Century juga diungkapkan anggota pansus dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno. Dibeberkan, aliran dana Bank Century juga mengalir ke perusahaan-perusahaan fiktif. “Tidak hanya sekadar ada nama, tetapi ada perusahaan yang dicurigai milik tokoh, tetapi perusahaan itu fiktif,” ujarnya yang berharap nama tokoh untuk tidak ditulis.

Deposan fiktif ini, lanjutnya, merupakan trik perbankan untuk mencuri secara gampang dana nasabah. Cara lain yang juga seing dilakukan adalah penyaluran reksadana fiktif. “Dengan cara itu, cara mudah untuk menggarong duit nasabah,” katanya.(mba/fmc)

Published in: on 23 January 2010 at 8:57 am  Leave a Comment  
Tags: ,

The URI to TrackBack this entry is: https://one2land.wordpress.com/2010/01/23/mengungkap-kasus-bailout-bank-century-aneh-sopir-dan-montir-terima-uang-miliaran/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: