MIKROSKOP POLARISASI

Ini nie referensi mineral potik..selmat membaca

MIKROSKOP

Mikroskop yang dipergunakan untuk pengamatan sayatan tipis dari batuan, pada prinsipnya sama dengan mikroskop yang biasa dipergunakan dalam pengamatan biologi. Keutamaan dari mikroskop ini adalah cahaya (sinar) yang dipergunakan harus sinar terpolarisasi. Karena dengan sinar itu beberapa sifat dari kristal akan nampak jelas sekali. Salah satu faktor yang paling penting adalah warna dari setiap mineral, karena setiap mineral mempunyai warna yang khusus.
Untuk mencapai daya guna yang maksimal dari mikroskop polarisasi maka perlu difahami benar bagian-bagiannya serta fungsinya di dalam penelitian. Setiap bagian adalah sangat peka dan karenanya haruslah dijaga baik-baik. Kalau mikroskop tidak dipergunakan sebaiknya ditutup dengan kerudung plastik. Bagian-bagian optik haruslah selalu dilindungi dari debu, minyak dan kotoran lainnya. Perlu kiranya diingat bahwa buttr debu yang betapapun kecilnya akan dapat dibesarkan berlipat ganda sehingga akan mengganggu jalannya pengamatan.

II.1 Definisi Mikroskop Polarisasi
Mikroskop polarisasi ini berbeda dengan mikroskop biasa yang dipakai pada bidang biologi, kedokteran, atau bidang lainnya, di mana mikroskop hanya memperbesar benda yang diamati. Mikroskop polarisasi menggunakan cahaya yang terbias/ dibelokkan, bukan cahaya terpantul. Selain itu, perbedaannya pada beberapa komponen khusus yang hanya terdapat pada mikroskop ini, antara lain keping analisator, polarisator, kompensator, dan lensa amici bertrand. Jenis/tipe dari mikroskop ini cukup beragam, ada beberapa tipe yang biasa digunakan misalnya tipe Olympus, Bausch & Lomb, dan Reichert.

II.2 Bagian-bagian mikroskop polarisasi dan fungsinya
a. Kaki Mikroskop
 Merupakan tempat tumpuan dari seluruh bagian mikroskop, bentuknya ada yang bulat dan ada yang seperti tapal kuda (U). Pada mikroskop tipe Bausch & Lomb, kaki mikroskop juga digunakan untuk menempatkan cermin.
 Pada tipe olympus yang akan kita gunakan, kaki mikroskop sebagai tempat lampu halogen sebagai sumber cahaya pengganti cermin.
b. Substage Unit
 Polarisator atau ” lower nicol ”
 Merupakan suatu bagian yang terdiri dari suatu lembaran polaroid.
 Berfungsi untuk menyerap cahaya secara terpilih (selective absorbtion), sehingga hanya cahaya yang bergetar pada satu arah bidang getar saja yang bisa diteruskan. Dalam mikroskop lembaran ini diletakkan sedemikian hingga arah getaran sinarnya sejajar dengan salah satu benang silang pada arah N-S atau E-W.
 Diafragma Iris
 Terdapat di atas polarisator, alat ini berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang diteruskan dengan cara mengurangi atau menambah besarnya apertur/bukaan diafragma. Hal ini merupakan faktor penting dalam menentukan intensitas cahaya yang diterima oleh mata pengamat, karena kemampuan akomodasi mata tiap-tiap orang relatif berbeda.
 Fungsi penting lainnya adalah untuk menetapkan besarnya daerah pada peraga yang ingin diterangi, juga dalam penentuan relief, di mana cahaya harus dikurangi sekecil mungkin untuk pengamatan “garis becke”.
 Kondensor
 Terletak pada bagian paling atas dari “substage unit”. Kondensor berupa lensa cembung yang berfungsi untuk memberikan cahaya memusat yang datang dari cermin di bawahnya. Lensa kondensor dapat diputar/diayun keluar dari jalan cahaya apabila tidak digunakan/difungsikan. Fungsi kondensor lebih lanjut akan dibahas pada bab konoskop.
 Meja Objek
 Bentuknya berupa piringan yang berlubang di bagian tengahnya sebagai jalan masuknya cahaya. Meja objek ini berfungsi sebagai tempat menjepit preparat/peraga. Meja objek ini dapat berputar pada sumbunya yang vertikal, dan dilengkapi dengan skala sudut dalam derajat dari 0 sampai 360o
 Pada bagian tepi meja terdapat tiga buah sekerup pemusat untuk memusatkan perputaran meja pada sumbunya (centering).

 Tubus Mikroskop
 Bagian ini terletak di atas meja objek dan berfungsi sebagai unit teropong.
 Terdiri atas beberapa bagian antara lain :
 Lensa Objektif
• Merupakan bagian paling bawah dari tubus mikroskop, berfungsi untuk menangkap dan memperbesar bayangan sayatan mineral dari meja objek.
• Biasanya pada mikroskop polarisasi terdapat tiga buah lensa objektif dengan perbesaran yang berbeda, tergantung keinginan pengamat, dan biasanya perbesaran yang digunakan adalah 4x, 10x dan 40x, kadang ada yang 100x.
 Lubang Kompensator
• Adalah suatu lubang pipih pada tubus sebagai tempat memasukkan kompensator, suatu bagian yang digunakan untuk menentukan warna interferensi
• Kompensator berupa baji kuarsa atau gips yang menipis ke arah depan, sehingga pada saat dimasukkan lubang akan menghasilkan perubahan warna interferensi pada mineral
 Analisator
• Adalah bagian dari mikroskop yang fungsinya hampir sama dengan polarisator, dan terbuat dari bahan yang sama juga, hanya saja arah getarannya bisa dibuat searah getaran polarisator (nikol sejajar) dan tegak lurus arah getaran polarisator (nikol bersilang)

 Lensa Amici Bertrand
• lensa ini difungsikan dalam pengamatan konoskopik saja, untuk memperbesar gambar interferensi yang terbentuk pada bidang fokus balik (back focal plane) pada lensa objektif, dan memfokuskan pada lensa okuler.

 Lensa Okuler
• Terdapat pada bagian paling atas dari tubus mikroskop, berfungsi untuk memperbesar bayangan objek dan sebagai tempat kita mengamati medan pandang. Pada lensa ini biasanya terdapat benang silang, sebagai pemandu dalam pengamatan dan pemusatan objek pengamatan.

Published in: on 19 March 2010 at 12:28 am  Leave a Comment  

Pilihan Yang Merugikan rakyat kecil

Tak Adil, Kenaikan Gaji Bentuk Pemborosan Penguasa

detikcom

detikcom – 1 jam 10 menit lalu
Tak Adil, Kenaikan Gaji Bentuk Pemborosan Penguasa

Kenaikan gaji pejabat dianggap sebagai bentuk pemborosan di tengah kondisi keuangan negara yang terbatas. Hal ini dinilai sangat tidak adil bagi rakyat.

“Ini jelas pemborosan oleh penguasa. Tidak fair, alokasi anggaran makin besar bagi aparatur, sedangkan bagi rakyat semakin kecil. Ini masalah keadilan anggaran,” ujar pengamat politik Arbi Sanit saat dihubungi melalui telepon, Kamis (28/1/2010) malam.

Menurut Arbi, kenaikan gaji pejabat tidak sepantasnya dilakukan. Mengingat kenaikan gaji tersebut tidak diiringi dengan kenaikan dan perbaikan kinerja pemerintah dan DPR.

“Yang jadi masalah adalah mereka sudah minta fasilitas dan naik gaji, tapi tidak ada perbaikan kinerja,” tuturnya.

Arbi mengatakan, program pemerintahan 100 hari yang dikritik banyak pihak hanya menjadi rutinitas pemerintah saja. Beberapa program yang diklaim telah tercapai oleh pemerintah, dianggap tidak bermanfaat bagi kepentingan rakyat.

“Program 100 hari untuk rutin-rutin saja. Keberhasilan itu kan untuk pelaksanaan, tujuannya apa, apakah untuk keadilan masyarakat? Tidak ada saya rasa, sangat minim untuk rakyat,” ungkap dia.

Dikatakan Arbi, bahwa sangat sulit untuk mendukung kenaikan gaji pejabat. Dia berpendapat, pemerintah seharusnya melakukan efisiensi anggaran daripada pemborosan dengan adanya kenaikan gaji.

“Bagaimana mau setuju dalam kondisi keuangan negara yang terbatas. Pemerintah seharusnya melakukan efisiensi bukannya malah pemborosan,” pungkasnya.

Sebelumnya, menurut Wakil Ketua Komisi XI Achsanul Qosasi, gaji pejabat akan mengalami kenaikan sekitar 10-20 persen bergantung pada instansinya. Kenaikan dilakukan untuk mengurangi korupsi dan meningkatkan produktivitas.

Published in: on 28 January 2010 at 8:16 pm  Leave a Comment  
Tags:

aku tak dapat memenuhi permintaanmu

Ketika masih kecil, aku suka tersenyum pada ayahku. Kukira ayah akan balas menatapku, tapi, ternyata tidak.
Aku suka mengatakan “aku sayang padamu” dan menunggunya untuk mengatakan sesuatu.
“ayah sedang sibuk” kukira ayah mendengarku, tapi ternyata tidak.

Aku mengajak ayahku bermain boa di luar. kukira ayahku akan mengikutiku keluar, tapi ternyata tidak.
Aku menggambar dan berharap ayahku akan melihatnya. Aku berharap ayahku akan memasang lukisanku tapi, ternyata tidak.
Aku membuat tempat berkemah di halaman belakang. Kukira ayahku akan ikut berkemah denganku satu malam saja, tapi ternyata tidak.
Aku mencari cacing untuk umpan memancing. Kukira ayahku akan ikut memancing bersamaku, tapi, ternyata tidak.

Aku ingin mengajak ayahku berbicara untuk bertukar pikiran. Kukira itu juga yang diinginkan ayahku, tapi ternyata tidak.
Aku memberinya jadwal pertandingan yang kumainkan, berharap ayahku akan datang. Kukira ayahku akan datang, tapi ternyata tidak.
Aku ingin berbagi masa kecilku dengan ayahku. Kukira itu juga yang diinginkan ayah, tapi ternyata tidak.

Lalu tugas negara memanggilku, dan aku harus ke medan pertempuran melaksanakan tugasku. Ayah memintaku untuk pulang dengan selamat.
Tetapi… aku tidak bisa memenuhi permintaan terakhirnya.

“maafkan aku,
aku menyayangimu
aku sayang padamu
aku kangen padamu
tetapi, meski aku tidak melakukan apa pun yang kau inginkan, seharusnya kau megabulkan permintaan terakhir ayah”
Sumber: Chicken Soup for the soul ‘Perjalanan Ajaib’

Published in: on 28 January 2010 at 10:16 am  Leave a Comment  

Tips Pintar Memilih USB Flash Disk

Tips Pintar Memilih USB Flash Disk
Di post Mei 23, 2009 Email ke teman Cetak

Flash disk (FD) sat ini merupakan sebuah keharusan bagi mereka yang berkecimpung di dunia komputer. Anak sekolah hingga kuliah saat ini rata-rata memilikinya, nah tips berikut ini bisa membantu mereka memilih FD yang sesuai untuk kebutuhan…

—————————-

Sudah tidak zaman lagi memakai disket untuk menyimpan data yang bisa dibawa kemana-mana. Kenggunaan CD atau DVD pun sekarang masih repot karena sulitnya proses burning. Selain itu, CD tidak mudah dalam pertukaran data. Anda harus menghapus atau memformat ulang CD jika ada datanya. Jika mau memasukan data, Anda harus memburn-nya. Intinya disket dan CD sangat repot jika digunakan untuk media pertukaran data.

Melihat hal ini, maka flash disk lah (atau yang sering orang bilang usb disk) yang bisa memenuhi kebutuhan akan kapasitas dan kemudahan pertukaran data yang portable. Tulisan ini bisa jadi bahan pertimbangan dalam membeli flash disk.

Kapasitas
Hal ini ditentukan oleh jenis user. Jika Anda adalah anak sekolah yang hanya memakai untuk menyimpan tugas-tugas sekolah dan beberapa gambar atau musik, maka kapasitas 1GB pun sudah mencukupi.

sebagai contoh dan pertimbangan berdasarkan kebutuhan :

1. Anak Sekolah (tugas,musik,gambar) = 1GB
2. Anak Sekolah (tugas,musik,gambar,download dari internet) = 2 – 4GB
3. Umum (tugas,musik,gambar,download dari internet,design pekerjaan) = 4GB – 8GB
4. Umum (tugas,musik,gambar,download dari internet,programming) >= 4GB – 8GB
5. Umum (murni kerja di dunia web, design, programming, atau hal serius lain) > 4 GB; disarankan menggunakan hard disk eksternal saja. Harganya jauh lebih murah kalau dibandingkan dengan flash disk.

Fitur Flash Disk
Jjangan terlalu tergiur dengan fitus bawaan dari flash disk. Misalnya, antivirus, program-program kecil, games kecil, dan lainnya. Ini semua bisa didapat dengan mudah tanpa harus membayar lebih dari mereka. Terlebih lagi, umunya program gratis mereka tidak begitu terpakai oleh kita.

Bentuk
Yang paling penting yaitu penutup flash disk. Pilihlah yang tutupnya menyambung pada badan flash disk. Semakin sering Anda membuka tutupnya, akan semakin longgar dia menutup. Sering terjadi tutup flash disk hilang karena sudah lama dipakai. Belilah yang memiliki bentuk sederhana namun menjamin bagian-bagian dari flash disk itu tidak akan hilang, terutama tutupnya.

Garansi
Jangan tergiur pada garansi seumur hidup. Faktanya, jarang ada orang yang datang lagi ke toko tempat ia membeli untuk menagih garansi ketika flash disknya rusak. Mereka cenderung memilih untuk membeli yang baru. Pada dasarnya, semua flash disk bagus. Tentu saja penting melihat apa yang ditawarkan pihak produsenya. Namun, jangan terlalu tergiur pada masalah garansi.

Merek
Memang merek memegang peranan, namun sebenarnya yang perlu di perhatikan adalah keamanan dan standarisasi dari produk, lihatlah lebih lanjut pada bungkus flashdiks anda, dan bila perlu cari tau via internet. pilihlah merek yang banyak orang sekitar anda pakai. Jika mereknya jarang didengar, bisa jadi komputer Anda tidak bisa mengenalinya. dan susah mencari drivernya. (sman3oku.sch.id)

Published in: on 27 January 2010 at 7:02 am  Leave a Comment  

tips memilih flash disk

Tips Pintar Memilih USB Flash Disk

Flash disk (FD) sat ini merupakan sebuah keharusan bagi mereka yang berkecimpung di dunia komputer. Anak sekolah hingga kuliah saat ini rata-rata memilikinya, nah tips berikut ini bisa membantu mereka memilih FD yang sesuai untuk kebutuhan…

—————————-

Sudah tidak zaman lagi memakai disket untuk menyimpan data yang bisa dibawa kemana-mana. Kenggunaan CD atau DVD pun sekarang masih repot karena sulitnya proses burning. Selain itu, CD tidak mudah dalam pertukaran data. Anda harus menghapus atau memformat ulang CD jika ada datanya. Jika mau memasukan data, Anda harus memburn-nya. Intinya disket dan CD sangat repot jika digunakan untuk media pertukaran data.

Melihat hal ini, maka flash disk lah (atau yang sering orang bilang usb disk) yang bisa memenuhi kebutuhan akan kapasitas dan kemudahan pertukaran data yang portable. Tulisan ini bisa jadi bahan pertimbangan dalam membeli flash disk.

Kapasitas
Hal ini ditentukan oleh jenis user. Jika Anda adalah anak sekolah yang hanya memakai untuk menyimpan tugas-tugas sekolah dan beberapa gambar atau musik, maka kapasitas 1GB pun sudah mencukupi.

sebagai contoh dan pertimbangan berdasarkan kebutuhan :

1. Anak Sekolah (tugas,musik,gambar) = 1GB
2. Anak Sekolah (tugas,musik,gambar,download dari internet) = 2 – 4GB
3. Umum (tugas,musik,gambar,download dari internet,design pekerjaan) = 4GB – 8GB
4. Umum (tugas,musik,gambar,download dari internet,programming) >= 4GB – 8GB
5. Umum (murni kerja di dunia web, design, programming, atau hal serius lain) > 4 GB; disarankan menggunakan hard disk eksternal saja. Harganya jauh lebih murah kalau dibandingkan dengan flash disk.

Fitur Flash Disk
Jjangan terlalu tergiur dengan fitus bawaan dari flash disk. Misalnya, antivirus, program-program kecil, games kecil, dan lainnya. Ini semua bisa didapat dengan mudah tanpa harus membayar lebih dari mereka. Terlebih lagi, umunya program gratis mereka tidak begitu terpakai oleh kita.

Bentuk
Yang paling penting yaitu penutup flash disk. Pilihlah yang tutupnya menyambung pada badan flash disk. Semakin sering Anda membuka tutupnya, akan semakin longgar dia menutup. Sering terjadi tutup flash disk hilang karena sudah lama dipakai. Belilah yang memiliki bentuk sederhana namun menjamin bagian-bagian dari flash disk itu tidak akan hilang, terutama tutupnya.

Garansi
Jangan tergiur pada garansi seumur hidup. Faktanya, jarang ada orang yang datang lagi ke toko tempat ia membeli untuk menagih garansi ketika flash disknya rusak. Mereka cenderung memilih untuk membeli yang baru. Pada dasarnya, semua flash disk bagus. Tentu saja penting melihat apa yang ditawarkan pihak produsenya. Namun, jangan terlalu tergiur pada masalah garansi.

Merek
Memang merek memegang peranan, namun sebenarnya yang perlu di perhatikan adalah keamanan dan standarisasi dari produk, lihatlah lebih lanjut pada bungkus flashdiks anda, dan bila perlu cari tau via internet. pilihlah merek yang banyak orang sekitar anda pakai. Jika mereknya jarang didengar, bisa jadi komputer Anda tidak bisa mengenalinya. dan susah mencari drivernya. (sman3oku.sch.id)

Published in: on 27 January 2010 at 6:43 am  Leave a Comment  

Menyelamatkan CD atau DVD yang rusak ( Backup data)

Tips Selamatkan Data Pada CD Rusak Atau Tergores
Di post Des 25, 2009 Email ke teman Cetak

Pada masa sekarang ini media penyimpanan data yang paling aman, tahan lama, kapasitas besar dan murah adalah CD (Compact Disc) dan DVD. Dengan harga Drive CD-Writer 52x sudah dibilang relatif murah yang hampir menjadi syarat mutlak bagi kelengkapan sebuah PC.

Dipasaran dijual berbagai macam merk dan bahan CD-R / CD-RW dengan kualitas dan harga yang beragam. Kualitas CD kadang ditentukan oleh harga yang mahal . Walaupun harganya mahal namun bila perlakuan anda terhadap CD tersebut tidak semestinya, tentu hal ini sia – sia.

Terlepas dari hal itu apapun CD yang anda miliki, punya peluang untuk tergores, berjamur, patah, dan lain sebagainya. Sekarang bagaimana bila CD yang kita miliki beserta data, file – file penting di dalamnya tidak dapat dibaca karena tergores, berjamur, dll.

Pada kesempatan kali ini penulis hanya akan mengutamakan trik untuk menyelamatkan data pada CD tergores. Banyak software-software penyelamat data, yang free atau shareware diantaranya seperti CD Check dari http://elpros.si/CDCheck/, Badcopy Pro dari http://www.jufsoft.com, dan CD Data Rescue dari http://www.naltech.com.

Sehebat apapun software tersebut tetap saja tergantung pada kualitas hardware. Hardware yang sangat berperan dalam penyelamatan data pada CD adalah CD-ROM / CD-RW / DVD-ROM Drive. Semakin baik kualitas error corection CD-ROM drive tersebut maka semakin besar peluang terselamatkannya data dari CD.

Di pasaran CD-ROM drive dijual dengan harga yang bervariasi. Biasanya harga tidak pernah menipu, harga yang tinggi memiliki kualitas terbaik dan pilihan serta idaman banyak orang, namun tidak ada salahnya anda menanyakan kepada penjual tersebut atau mencari informasi test beberapa CD-ROM drive dari majalah atau tabloid mengenai komputer, cd-rom mana yang memiliki error correction terbaik itulah yang anda pilih.

Dalam penyelamatan data selain fitur error correction, tips yang dianjurkan oleh penulis CD-ROM tersebut memiliki fitur Multispeed, dengan maksud agar kecepatan maksimal CD-ROM bisa diatur secara manual dengan bantuan software seperti Nero DriveSpeed yang bisa di download secara gratis dari http://www.nero.com atau Http://www.cdspeed2000.com. pengaturan kecepatan maksimal secara manual ini hanya mengoptimalkan kemampuan baca CD-ROM.

Secara default kecepatan CD-ROM akan berkurang secara otomatis ketika membaca data pada cd yang tergores atau yang kurang baik dan akan bertambah setelah goresan tersebut terlewati. Baik tidaknya pengaturan kecepatan otomatis ini tergantung dari firmware CD-ROM tersebut, oleh karena itu update-lah CDROM anda dengan firmware terbaru.

Namun pengalaman penulis, CD-ROM yang memiliki error correction baik dan firmware terbaru kadang masih belum sanggup menangani goresan pada keping CD yang sudah benar-benar cacat akibat goresan, namun dengan menurunkan kecepatan maksimal CD-ROM pada kecepatan terendah (misal 4x atau 8x) hal ini kadang dapat diatasi, karena CDROM tersebut dengan kecapetan konstan tidak otomatis naik turun.

Selain CD-ROM Drive, hardware lain yang berperan adalah kepingan CD itu sendiri. Untuk Mengetahui tidak terbacanya data tersebut akibat kegagalan proses burning atau karena kerusakan fisik, bisa dilihat dari keping CD tersebut apakah ada kotoran / goresan atau tidak, bila tidak ada maka kemungkinan besar akibat kegagalan pada saat burning.

Oleh karena itu setiap anda melakukan burning lebih baik diakhiri dengan verifikasi data (gambar 5) atau dengan software Nero CD Speed (gambar 1), yang juga bisa di download secara gratis dari http://www.nero.com atau http://www.cdspeed2000.com atau keduanya akan terinstall secara otomatis bila anda menginstall software Nero Burning ROM.


Gambar 1

Gambar 5. Hasil Scandisc Sebelum (kiri) dan Sesudah (kanan) dipoles

Sekarang bagaimana menyelamatkan data pada CD yang tergores? Lihat secara fisik keping CD tersebut pastikan tidak ada kotoran pada permukaan bawahnya (bagian sensitif, yang dibaca oleh optik CD-ROM). Bila ada kotoran atau goresan ringan bersihkan dengan cairan pembersih khusus keping CD, yang dijual dipasaran dalam kemasan botol kaleng.

Bila hal ini telah dilakukan dan kotoran serta goresan berkurang atau hilang, maka sudah dipastikan semua data dalam CD tersebut bisa diselamatkan 98%, 1% nya tergantung kualitas penulisan data tersebut ke CD dan 1% lagi kualitas error correction CD-ROM drive.
Gambar 2

Bagaimana bila goresan tersebut masih ada? untuk melakukannya sangat diperlukan keterampilan, ketekunan, pengalaman dan beberapa peralatan serta bahan khusus. Alat tersebut adalah yang biasa dipakai untuk poles mobil, berupa kain poles yang diputar oleh bor. Serta bahan yang dipakai adalah pasta untuk memoles mobil terutama yang baik dalam menghilangkan goresan (scratch) (gambar 2).

Namun jangan khawatir, anda tidak perlu berlatih berbulan – bulan. Anda cukup berlatih dengan mengorbankan 1 CD yang sengaja digores. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu :

  1. Backup seluruh data dalam CD yang masih terbaca dengan baik ke harddisk sebelum dipoles.
  2. Bersihkan optik CDROM dengan cd dan cairan pembersihnya jika diperlukan.
  3. Saat memoles cd tidak menekan kain poles secara berlebihan.
  4. Hindari memoles pada 1 lokasi, poles seluruh permukaan cd secara merata, agar tidak terbentuk cekungan.
  5. Usahakan permukaan yang dipoles selalu basah oleh bahan poles, lakukan secara intermittent (sebentar-sebentar) dengan maksud bahan tidak menguap karena panas dari gesekan antara kain poles dengan permukaan CD.
  6. Setelah goresan berkurang coba copy data-data yang tidak terbaca tadi ke hardisk.
  7. Setelah semua data-data terselamatkan, cek data-data tersebut dari file corrupt dengan membuka data-data tersebut. Bila OK,segera Backup ke cd yang baru.
  8. CD yang sudah dipoles jangan dibiarkan terlalu lama tidak dibackup, karena permukaan cd semakin tipis dan lebih mudah berjamur, atau bila tergores-gores lagi, kecil kemungkinan data akan terselamatkan.

Selamat Mencoba, Semoga Artikel ini Bisa menjadi salah satu solusi menyelamatkan data

Penulis : Irfan Qadarusman / http://iq-man.blogspot.com

Published in: on 27 January 2010 at 5:18 am  Comments (3)  
Tags:

Hukuman Mati di Negara Demokrasi

OPINI
Selasa, 26 Jan 2010, | 7
Hukuman Mati di Negara Demokrasi
Oleh: Triyono Lukmantoro Antasari Azhar, Wiliardi Wizar, dan Sigit Haryo Wibisono dituntut hukuman mati oleh jaksa dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Ketiganya dinilai menjadi aktor intelektual pembunuhan secara berencana terhadap direktur PT Putra Rajawali Banjaran itu. Tuntutan hukuman mati tersebut mendatangkan kontroversi. Pihak-pihak yang merasakan tersakiti akibat kematian korban pasti menyetujui tuntutan hukuman itu. Sebaliknya, pihak-pihak lain yang tidak setuju dan bahkan menganggap tuntutan tersebut terlalu ambisius dan berlebihan secara otomatis menolaknya.

Persoalannya ialah apakah penerapan hukuman mati pantas dijalankan dalam negara yang menganut demokrasi? Jika demokrasi dipandang sebagai pemerintahan yang dijalankan rakyat, sejauh rakyat masih menyetujui penerapan hukuman itu, dengan sendirinya mencabut nyawa pelaku kejahatan berat atas nama tertib sosial masih harus dijalankan. Sebaliknya, apabila rakyat tidak lagi menyetujui hukuman mati, hukuman itu harus dihentikan dengan becermin pada kehendak rakyat.

Ironisnya, jajak pendapat atau referendum terhadap hukuman mati belum pernah dijalankan. Hukuman mati lebih banyak dibicarakan dan diputuskan kalangan elite politik dan komunitas penegak hukum, misalnya para akademisi yang dianggap memiliki kompetensi pada ranah ilmu hukum, elite politik yang mempunyai klaim mewakili suara rakyat, dan kalangan aparat hukum dari institusi negara. Suara rakyat untuk menentukan hukuman mati menjelma sebagai kekuatan mayoritas yang bisu.

Dalam perspektif filosofis, hukuman mati tidak relevan dilakukan. Pendapat tersebut merujuk pemikiran Michel Foucault (1926-1984) yang menyatakan hukuman sewenang-wenang dalam bentuk penyiksaan dan pembunuhan terhadap tubuh yang dipertontonkan ke hadapan publik (public torture) terjadi dalam masa aristokrasi yang dikendalikan raja. Ketika aristokrasi bergeser pada republik dalam wujud negara, hukuman mati atau hukuman yang langsung menyentuh tubuh para kriminal makin dihilangkan. Negara harus memberikan hak hidup bagi seluruh warganya.

Sudut Pandang Moral

Tapi, mengapa hukuman mati sampai sekarang tetap diterapkan meski negara memiliki klaim politik demokratis? Tidakkah klaim demokratis yang sengaja ditunjukkan itu memuat kontradiksinya sendiri? Pada satu sisi, klaim sebagai negara demokrasi tersebut memberikan pengandaian serta keharusan bagi negara untuk melindungi hak hidup rakyatnya. Tapi, pada saat bersamaan, pencabutan nyawa terhadap pelaku kejahatan berat secara kontinu dijalankan tanpa ampun.

Kontradiksi dalam negara demokrasi itu bisa diredakan dengan menggunakan dua sudut pandang moral. Perspektif moral tersebut bermula dari kalkulasi yang masuk akal, bukan pada persoalan pantas atau tidak pantas, tapi lebih memperhitungkan pada aspek benar atau salah hukuman mati dijalankan. Secara lebih terperinci, kedua aliran moral (etika) yang menyajikan pembenaran bagi hukuman mati adalah:

Pertama, perspektif deontologis sebagaimana dikemukakan Immanuel Kant (1724-1804). Menurut sudut pandang Kantian, negara demokrasi harus tetap menjalankan hukuman mati di atas pendasaran dan prinsip keadilan. Kewajiban negara adalah melindungi seluruh nyawa warganya. Ketika ada satu pihak (warga) menghilangkan nyawa pihak (warga) lain, merupakan kewajiban negara untuk menyelesaikannya. Jika nyawa yang hilang, penggantinya adalah nyawa juga. Ketika ada warga yang melenyapkan nyawa warga lain, negara harus membalasnya dengan menerapkan hukuman mati.

Secara sekilas pendapat ala Kantian itu melembagakan dan membenarkan cara balas dendam, yakni mata dibalas mata, gigi dibalas gigi, darah yang tertumpah harus pula diganti dengan darah, dan pada titik puncaknya nyawa pun harus diganti dengan nyawa. Tapi, dalam sudut pandang Kantian, pendapat semacam itu terlalu sederhana. Perspektif Kantian lebih menekankan pada keadilan retributif, yakni keadilan yang berkarakter saling berbalasan. Orang yang bersalah harus dihukum menurut derajat kekeliruan yang dilakukannya. Itu adalah wujud rasional untuk menegaskan prinsip keadilan bagi semua warga tanpa kecuali. Warga yang bersalah karena membunuh, hukuman setimpalnya ialah negara menjalankan pembunuhan terhadap warga yang telah menghilangkan nyawa warga lain.

Kedua, perspektif konsekuensialis atau teleologis. Perpektif etika itu bermula dari kalkulasi utilitarian (kegunaan). Hukuman mati tetap dipilih dan diaplikasikan negara karena memiliki fungsi memberikan efek jera bagi warga lain. Bukan prinsip saling berbalasan jika hukuman mati digulirkan, melainkan lebih pada perhitungan hukuman itu dipandang efektif untuk menegakkan ketertiban sosial. Jadi, seorang warga yang mendapatkan hukuman mati dimaksudkan supaya warga lain tidak mengikuti perilaku serupa itu.

Prinsip dasar yang dipakai perspektif utilitarian adalah kebahagiaan terbesar dari jumlah yang terbesar (the greatest happines of the the greatest numbers). Apabila hukuman mati bisa mendatangkan kebahagiaan bagi sebagian besar warga, hukuman dalam wujud penghilangan nyawa itu tetap dapat diteruskan. Apalagi, jika dampak hukuman tersebut diarahkan untuk mencegah terjadinya kekacauan sosial. Jumlah terbesar warga yang mendapat kebahagiaan dari penerapan hukuman mati itu dinilai sesuai dengan perhitungan demokrasi yang berkaca pada suara terbanyak warga.

Pantas Dihapus

Melalui dua sudut pandang moral itu, hukuman mati memang layak diterapkan dalam negara demokrasi. Sebab, semua justifikasi yang berkaitan dengan prinsip bagi negara untuk menegakkan keadilan dan memberikan kebahagiaan bagi jumlah warga yang terbesar memang dapat dipenuhi. Tapi, jika ditelaah secara lebih kritis, hukuman mati layak dipertanyakan.

Pertama, bukankah perspektif Kantian terhadap hukuman mati adalah penghalusan balas dendam dengan teknik yang terlihat lebih beradab? Kedua, benarkah perspektif utilitarian bisa dilihat hasilnya karena suara rakyat tentang hukuman mati tidak pernah ditunjukkan melalui jajak pendapat atau referendum? Betulkah pula hukuman mati memberikan efek jera ketika sekian banyak pelaku kejahatan terus bermunculan dengan berkedok jubah agama maupun alasan lain yang bertumpu pada penyimpangan kepribadian?

Dalam negara demokrasi, hukuman mati pantas dihapuskan. Hal itu berhitung pada alasan bahwa negara harus memberikan penghormatan kepada hak hidup setiap warga. Nyawa seorang warga sangat berharga sehingga negara harus menjaminnya. (*)

Hukuman Mati di Negara Demokrasi
*). Triyono Lukmantoro, dosen FISIP Universitas Diponegoro Semarang

Published in: on 26 January 2010 at 10:37 pm  Leave a Comment  
Tags:

3. Aktivasi Domain DI cO.CC

3. Aktivasi Domain

Kontes BlacBerry Bold dan iPhone Gratis!!!
Klik Pada Gambar Untuk Keterangan Lebih Lanjut
Ayo Ikutan, Siapa Tau Rejekinya, Semoga Sukses

Buka lagi window untuk www.co.cc yang tadi anda pakai membuat nama domain anda, setelah anda membuat nama domain dan mendaftar pada hosting gratis, maka langkah selanjutnya adalah menghubungkan antara domain dan hosting anda agar website anda dapat di akses oleh orang lain di seluruh dunia.

Atau jika anda sudah keluar, anda bisa Login kembali dengan KLIK DISINI (Window Baru)

Kembali ke bagian ini, langkah selanjutnya klik bagian “Set up” seperti terlihat pada ilustrasi di bawah ini.

Lalu akan masuk ke window baru, dan anda lihat bagian seperti di bawah ini, klik pada bagian yang telah diberi tanda panah.

Lalu akan terlihat ilustrasi seperti di bawah ini, klik pada lingkaran yang saya beri tanda panah.

Setelah anda klik bagian lingkaran tersebut, maka akan muncul 2 kotak seperti pada gambar di bawah ini. Ini harus diisi dengan nama dari hosting kita yang tadi sudah mendaftar.

Selanjutnya kembali ke 000webhost.com, scroll sampai bagian bawah dari window ini terlihat.

Cari bagian tentang Nameserver detail, seperti yang saya beri tanda di bawah ini.


Masukkan “ns01.000webhost.com” ke kotak pertama “Name Server 1”
Masukkan “ns02.000webhost.com” ke kotak kedua “Name Server 2”

Selanjutnya klik “Set up” seperti pada yang di beri tanda panah di bawah ini.

Masuk ke window baru, klik OK…


Maka mulai sekarang, domain dan hosting anda telah saling terhubung, dilihat dari perubahan pada keterangan domain kita, bagian name server telah terhubung pada 000webhost.com


Kembali ke 000webhost.com, lalu anda klik “Enter Control Panel”

Akan ada pemberitahuan, bahwa akan membutuhkan waktu 24 – 48 jam bagi mereka untuk setting antara domain dan hosting, anda tinggal tunggu saja 1 – 2 hari, setelah itu anda baru bisa mengakses control panel hosting anda.

Di bawah ini adalah bagian detail dari pemberitahuan tersebut.

Published in: on 26 January 2010 at 9:46 pm  Leave a Comment  
Tags:

Wakatobi as one of the world’s marine tourism objects is now preparing itself and always be ready to welcome you and your family with the hospitality and its particular culture

// <![CDATA[// tHE mAP

Welcome to Wakatobi, welcome to a splendid island – a place where you can be spoiled by hundreds of amazing underwater creatures known best in the World’s coral reef triangle centre. Traveling in the eastern region of South East Sulawesi Province, Wakatobi is famous in the world by its underwater beauty as Aden for world’s class divers and it lies on the world’s heart coral reef triangle and having a second longest atol in the world after the Great Barrier in Australia.

Wakatobi name is derived from four main islands called Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia and Binongko and surrounded by thousand small islands.

See Also: –
Published in: on 26 January 2010 at 5:13 pm  Leave a Comment  
Tags:

Good Choice to Spend Our Holiday

// //

DIVING SITES

Why Diving at Wakatobi?

A good question to ask.

As a World’s Class Diving Centre, Wakatobi spoiles you with its uniqueness and easy things even it is your first diving experience. As a beginner, you can start diving in a house reef in one of the resorts where you can dive only 20 meters (60 feet) from the dive center. The island offers divers an incredible marine life diversity, both color and natural splendor, and several dive sites easy to access.

One of the most popular sites is Wakatobi Marine Park with its superb diving sanctuary. A great diving holiday and at the same time,  marine conservation and community development will remain as an inspiration key to love more to the nature by protecting from all the damages.

Wakatobi Diamond Class Dive Spot

Wakatobi  own at least  100 Diamond  class Dive spot, Spread away  in 90,000 ha of its  coral reef such as :

a. Wangi-Wangi Island :

    1. Kapotadive
    2. Wahadive I
    3. Wahadive II
    4. Wahadive III
    5. Patuno Gate
    6. Patunodive
    7. Arokadive
    8. Karang Gurita
    9. Tanjung Kapota
    10. Kapota Gate
    11. Kptkr 1
    12. Kptkr 2
    13. Kptkr3
    14. Wanci Gate
    15. Wandokadive
    16. Oogudive
    17. Biradive
    18. Sombudive
b. Kaledupa Island/Hoga

    1. Buoy 1
    2. Buoy 2
    3. Buoy 3
    4. Buoy 4
    5. Bouy 5
    6. Pak Kasim
    7. Baby Batish
    8. Inner Pinnacle
    9. Outer Pinnacle
    10. Ridge 1
    11. Coral garden
    12. Ridge 2
    13. Aquarium
    14. Blue Hole
    15. North Wall 1
    16. North Wall 2
    17. Sampela Buoy 1
    18. Sampela Buoy 2
    19. Kaledupa Buoy 1
    20. Kaledupa Buoy 2
    21. Kaledupa Double
    22. Turkey Beach
    23. Conchta
    24. Zoo
    25. Barracuda
c. Tomia Island

    1. RR&R
    2. Teluk Maya
    3. Traiblazzer
    4. Tanjung Lintea
    5. Pockets
    6. Fan 36 East
    7. Fan 36 West
    8. Spiral Corner
    9. Magnitica
    10. Comuoopia
    11. Batfish Wall
    12. Fan Garden
    13. Starship
    14. Gallery
    15. Pinkys Wall
    16. Black Forest
    17. Lorenzos Delight
    18. Pastel
    19. Inka Palette
    20. Brians Choice
    21. Channel
    22. Tanjung Balok
    23. Dunia baru
    24. Waitii Ridge
    25. Table Coral City
    26. Teluk Waitii
    27. Kolo Soha Beach
    28. Roma
    29. Marimabuk
    30. Gunung Waha
    31. Ali Reef
    32. Bel Valley
    33. Waha Top
    34. Kulati
    35. Blade
    36. Coral Hill
    37. Pintu Timur
    38. Mermaid
    39. Fish Wall
    40. Cavern Wall
    41. Ndaa Light House
    42. Ndaa Drop Off
    43. Ndaa Selatan
    44. House Reef
    45. Anano 1
    46. Anano 2
    47. Rundumadive
    48. Kr dive
Published in: on 26 January 2010 at 4:52 pm  Leave a Comment  
Tags: